Banyuwangi, Gadis Ayu Menarik Hati

Banyuwangi dapat dengan mudah digambarkan sebagai seorang gadis ayu yang sekali waktu kita temui dalam jalan-jalan ke sebuah kampung atau desa. Dalam sekali pandang, si gadis langsung mempesona dengan kecantikannya yang sederhana, enggak neko-neko walau bahkan tanpa make up. Setelah satu dua ucap mengobrol, si gadis semakin mempesona dengan keanggunan yang tiada matre, sungguh berbeda dengan cewek gaul kota yang banyak tersedia di mall-mall.

Itu kesan yang saya tangkap saat mengunjungi kota Banyuwangi di sisi paling Timur pulau Jawa. Jalan-jalan bersih, rapi, dan tertib. Tak ada pedagang kaki lima, tak ada macet, tak ada pula anak jalanan atau pengamen. Warganya ramah luar biasa hingga tiap kali berinteraksi dengan mereka, membuat saya ingat betapa brutalnya tingkah laku saya semenjak lama tinggal di ibukota.

banyuwangi

Ini kota di mana Anda bisa menemukan anggaran pendapatan dan belanja daerah dipajang besar-besar di baliho di pusat kota. Di kota ini pula, Anda akan menemukan baliho yang isinya rencana kegiatan dan festival kota sepanjang satu tahun penuh. Berbekal berbagai festival tersebut, pemerintah daerah berusaha menarik wisatawan untuk menghidupi kotanya. Apa yang saya lihat tersebut, ditambah kesaksian oleh warganya sendiri, benar-benar menunjukkan apa yang bisa dilakukan sebuah kota bila pemimpinnya benar-benar bekerja.

Tak hanya cantik secara fisik, Banyuwangi pun pandai bermain dengan lidah. Lanjutkan membaca